Property:Response text id

From BASAbaliWiki
Showing 20 pages using this property.
H
Ngurangin, nganggo ulang, lan daur ulang sampah plastik. Pilih bahan sane tresna ring lingkungan mangda jagat resik.  +
Bali adalah destinasi wisata terkenal dunia, tetapi overtourism bisa merusak lingkungan dan budaya. Untuk mencegahnya, wisatawan harus menghormati adat lokal, memilih akomodasi ramah lingkungan, dan menjelajahi tempat yang lebih sepi. Pemerintah perlu mengatur jumlah wisatawan, mempromosikan pariwisata berkelanjutan, dan memberdayakan masyarakat lokal. Dengan langkah ini, Bali dapat tetap indah dan mempertahankan budayanya untuk generasi mendatang. Semoga bermanfaat!  +
Cara Mengurangi Sampah di Pura Setelah Upacara Agama Setelah melakukan upacara agama, penting untuk mengurangi sampah di pura dengan cara yang berkelanjutan. Berikut beberapa cara yang dapat dilakukan: 1.Pemilahan Sampah: Pemilahan sampah menjadi organik dan anorganik sangat penting. Sampah organik seperti sisa banten, canang, dan daun dapat diolah menjadi pupuk, sedangkan sampah anorganik seperti plastik dan kertas harus dikumpulkan dan diolah dengan cara yang tepat. 2.Pengolahan Sampah: Sampah organik dapat diolah menjadi pupuk dengan menggunakan mesin pencacah dan cairan EM. Proses ini dapat dilakukan secara mandiri dengan bantuan mahasiswa dan warga setempat. Penggunaan Tempat Sampah Terpilah: Menggunakan tempat sampah terpilah dapat membantu memisahkan sampah sejak awal. Bantuan dari Kementerian LHK seperti tempat sampah terpilah, motor sampah, dan gerobak sampah sangat membantu dalam pengelolaan sampah. 3.Pengurangan Sampah: Melakukan 3R (Reuse, Reduce, Recycle) secara sederhana di rumah masing-masing dapat membantu mengurangi jumlah sampah yang dihasilkan. Hal ini dapat dilakukan dengan mengurangi penggunaan plastik, mengulang penggunaan barang, dan memulai proses daur ulang. Dengan cara-cara ini, kita dapat mengurangi sampah di pura dan menjaga kelestarian lingkungan sekitar.  +
Om swastiastu Menurut saya cara untuk menanggulangi sampah pelastik itu bisa dengan cara, pada saat melaksanakan upacara Yadnya pasti menggunakan bunga jadi pembungkus bunga itu yang biasanya menggunakan pelastik kita bisa ganti dengan menggunakan daun untuk membungkus bunga yang akan kita pakai ,daun seperti daun pisang dan lain lain yang baik untuk kita gunakan membungkus bunga mungkin itu cara yang dapat kita lakukan sekian terima kasih  +
Di eraglobalisasi ini umat hindu di bali sering melakasanakan upacara yadnya, tapi tidak semuanya menerapkan konsep tri hita karana.hal ini menyebabkan bali tidak asri seperti dulu kala. oleh karena itu kita patut menjaga bali agar seperti dulu lagi. Usaha yang bisa kita laksanakan guna menanggulangi sampah hasil upacara yadnya di Bali  +
Agar pariwisata Bali tidak menurun, budaya dan alam harus kita jaga. Melestarikan tradisi, mengurangi polusi, dan mengembangkan desa wisata menjadi langkah utama. Teknologi digital dapat dimanfaatkan untuk promosi yang berkelanjutan, membatasi overtourism, serta membantu wisatawan memilih pengalaman budaya yang autentik. Mendetoksifikasi Overtourism di Bali Overtourism menjadi ancaman, tetapi bisa diatasi. Cara terbaik adalah membatasi jumlah wisatawan di tempat tertentu, mengarahkan turis ke desa wisata, serta menerapkan aturan lingkungan yang ketat. Jika kita semua sadar, pariwisata Bali tidak akan berlebihan, justru dapat terus lestari dan memberikan manfaat yang adil. Jaga Bali, Jaga Pariwisata!  +
**Cara Mengatasi Racun Overtourism di Bali** **Pengaturan Jumlah Wisatawan**: Pemerintah dapat memperkuat pengaturan jumlah wisatawan yang datang ke suatu destinasi wisata pada waktu yang bersamaan. - **Menetapkan Target Kunjungan Wisatawan yang Realistis**: Pemerintah Provinsi Bali menargetkan 6 hingga 6,5 juta kunjungan wisatawan mancanegara dan 10 hingga 10,5 juta wisatawan domestik pada tahun 2025. Target ini harus realistis dengan mempertimbangkan kapasitas dan daya dukung lingkungan Bali. - **Mengatur Jumlah Wisatawan di Destinasi Populer**: Pemerintah dapat membatasi jumlah wisatawan yang masuk ke tempat-tempat wisata tertentu untuk mencegah kepadatan berlebih dan kerusakan lingkungan. **Pajak Wisatawan**: Pemerintah dapat menerapkan kebijakan pajak wisatawan untuk mengurangi jumlah wisatawan yang datang ke destinasi wisata pada puncak musim liburan. Mulai 14 Februari 2024, Pemerintah Provinsi Bali menerapkan pajak wisata bagi wisatawan mancanegara sebesar Rp150.000 (sekitar USD 10). Kebijakan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas layanan pariwisata, menjaga kelestarian budaya, dan melindungi lingkungan alam Bali. **Inisiatif untuk Menarik Wisatawan Berkualitas**: Membangun inisiatif untuk menarik wisatawan yang berkualitas dapat membantu mengurangi dampak negatif overtourism. Pengembangan pariwisata kesehatan dan MICE (Meetings, Incentives, Conferences, and Exhibitions) menjadi prioritas pemerintah sebagai cara untuk menarik wisatawan berkualitas yang mencari pengalaman lebih dari sekadar liburan biasa. Pemerintah lokal juga dapat mengambil tindakan dalam pengaturan jumlah penginapan dan pelayanan wisata lainnya, seperti restoran, sehingga terjadi keseimbangan antara jumlah wisatawan dan infrastruktur pendukung yang tersedia.   +
biasakan sampah di pura bawa ke rumah masing-masing, janganlah buang sampah di pura. sampah yang dipakai di pura, biasakan sampah nya jadi digunakan kompos tumbuh-tumbuhan  +
biasakan sampah di pura bawa ke rumah masing-masing, janganlah buang sampah di pura. sampah yang dipakai di pura, biasakan sampah nya jadi digunakan kompos tumbuh-tumbuhan  +
biasakan sampah di pura bawa ke rumah masing-masing, janganlah buang sampah di pura. sampah yang dipakai di pura, biasakan sampah nya jadi digunakan kompos tumbuh-tumbuhan  +
biasakan sampah di pura bawa ke rumah masing-masing, janganlah buang sampah di pura. sampah yang dipakai di pura, biasakan sampah nya jadi digunakan kompos tumbuh-tumbuhan  +
biasakan sampah di pura bawa ke rumah masing-masing, janganlah buang sampah di pura. sampah yang dipakai di pura, biasakan sampah nya jadi digunakan kompos tumbuh-tumbuhan  +
caranya adalah untuk menyiapkan tong sampah atau polybag setiap ada upacara keagamaan, mengasi tau para pengunjung pura untuk tidak menggunakan plastik kalau maasuk ke dalam pura jikalau ada yang menggunakan maka kita memberikan arahan untuk membuka plastik tersebut di parkir saja, dan jika ada yang membuang sampah tidak pada tempatnya kita harus menegur dia dan memberi tahu untuk membuang sampah pada tempatnya  +
Om swastiastu Untuk menanggulangi sampah di pura setelah sembahyang, pertama-tama, penting untuk menyediakan fasilitas pengelolaan sampah yang memadai. Tempat sampah harus ditempatkan di lokasi strategis di sekitar pura, dengan kategori yang jelas seperti organik dan non-organik. Selain itu, penting untuk melakukan sosialisasi kepada para pengunjung mengenai pentingnya membuang sampah pada tempatnya dan memilah sampah sesuai jenisnya. Selama acara sembahyang, petugas atau relawan dapat membantu dengan memastikan sampah tidak tercecer dan mengingatkan pengunjung untuk mematuhi aturan kebersihan. Setelah acara selesai, lakukan pembersihan menyeluruh dengan melibatkan komunitas atau tim kebersihan untuk mengumpulkan dan mendaur ulang sampah yang ada. Mengintegrasikan praktik pengelolaan sampah yang baik dengan nilai-nilai spiritual dan kearifan lokal dapat meningkatkan kesadaran dan menjaga kebersihan pura. Ayo Kita sadar diri untuk menjaga kebersihan pura, pura adalah tempat kita bersama Om shanti shanti Shanti om  +
Om swastiastu pemirsa wikiton, hidup pasti ada banyak masalah, salah satunya sampah, dalam kegiatan sehari hari tentunya kita menghasilkan sampah, salah satu nya kegiatan di pura. Seperti Peraturan Gubernur Bali Nomor 47 Tahun 2019 kita harus menjaga kebersihan lingkungan, dalam agama hindu sendiri kita bisa menjaga nya dengan menjalankan TRI HITA KARANA yaitu dengan cara: Parahyangan: kita sebagai manusia patut menjalankan bakti kepada Tuhan Yang Maha Esa, dengan cara tidak mengotori pura, membuang sampah sisa sesajen atau canang bisa dibuang di rumah masing-masing. Pawongan: Kita wajib menjaga dan menjaga keharmonisan di masyarakat, dengan cara membuat sampah yang sudah di pilah, diolah menjadi pupuk kompos yang bisa dibagikan atau dijual ke masyarakat supaya bisa berguna. Palemahan: Sampah yang sudah di olah menjadi kompos di tebar di hutan atau sawah supaya bisa menjaga keharmonisan alam dan berdampak positif atau baik bagi kita semua. Semoga membantu, saya tutup om santi santi santi om  +
Jadi masyarakat harus membuat peraturan yang lebih ketat,agar masyarakat bisa mengambil tanggung jawabnya sendiri ,untuk menjaga pelestarian di pura batur,tampa adanya sampah plastik.  +
bali yang mempunyai tradisi dan keagamaan yang indah. buku ini merupakan hasil penelitian lapangan yang khusus mengkaji tentang pola penunggulangan sampah plastik pada upacara piodalan di pura besakih. hal ini menarik sebab ketika apresiasi masyarakat akan melestarikan akan semakin menurun. di tambah sikap progmatisme masyarakat semakin tinggi maka degradasi kualitas lingkungan tidak dapat di hindari. pemerintah bali membuat larangan penggunaan plastik sekali pakai saat perayaan hari suci di pura warga yang bersembahyang dan pemilih warung juga dilarang membawa atau menyediakan 3 jenis plastik sekali pakai. pemedek wajib membawa kanting sampah untuk menampung sisa sesajen selama berada di kawasan suci pura. pedagang juga dilarang membuang sampah sembarangan dan berkewajiban menjaga kebersihan secara mandiri dengan menerapkan pengelolaan sampah berbasis sumber,memilah sampah organik dan non organik serta menjaga kebersihan lokasi. selain itu tahap untuk mengurangi sampah dari keagamaan bisa melalui pembakaran di bak sampah supaya tidak semua tertampung pada tempat pembuangan akhir. sekian terimakasih  +
Dengan menggunakan kain untuk membungkus sarana upacara/bokor dan menggunakan bunga secukupnya.  +
Cara untuk mengurangi sampah pada aktivitas keagamaan yaitu bisa dilakukan dengan cara menggunakan peralatan yang tidak sekali pakai jadi ketika ada acara kita bisa menggunakannya lagi atau kita bisa menggunakan hiasan dan bahan yang terbuat dari bahan organik, dengan hal itu dapat membantu kita untuk mengurangi sampah anorganik. Selain itu kita bisa mengurangi sampah pada aktivitas keagamaan dengan cara menyediakan tempat sampah organik dan anorganik. Sampah organik yang terkumpul dapat kita manfaatkan sebagai kompos untuk tanaman yang ada disekitar kita sehingga dapat bermanfaat bagi kita semua . Sedangkan sampah anorganik yang sudah terkumpul dapat kita manfaatkan sebagai bahan kerajinan tangan dengan menggerakkan warga sekitar untuk membuat kerajinan tersebut untuk hiasan atau kita bisa perjual belikan sehingga kita bisa mendapatkan untung dari kerajinan yang sudah dibuat tersebut.  +